Energi Kebahagiaan

Aidir Syahputra, S.HI Puji Aksi Damai Mahasiswa Menolak Pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja


Ratusan Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Langkat melakukan aksi menolak pengesahan UU Omnibus law Cipta Kerja pada Hari Jumat, (9/10). Massa bergerak melakukan long march dari Masjid Amaliyah Stabat menuju gedung DPRD Kabupaten Langkat, dalam orasinya massa menuntut agar UU Omnibus Law Cipta Kerja dibatalkan dan meminta agar aspirasinya disampaikan kepada DPR RI sebagai pihak yang bertanggung jawab. 

Aksi ratusan mahasiswa yang berjalan damai mendapatkan aspirasi dan dukungan penuh dari Ketua BKD DPRD Langkat, Aidir Syahputra, S.HI.

"Aksi damai yg dilakukan mahasiswa dan masyarakat Langkat menjadi contoh bagi daerah lain, bahwa menyampaikan pendapat tidak harus anarkis yg dapat merugikan diri serta fasilitas umum lainnya. Saya mengapresiasi aksi tersebut dilakukan secara santun dan tetap semangat membangun bangsa dan negara Indonesia bersama-sama. Semoga kedepan adik adik mahasiswa menjadi pemimpin yang arif dan bijaksana dalam setiap mengabil keputusan keputusan, yg berpihak kepada kepentingan rakyat dan tidak ada yang dirugikan". Ujarnya

Aksi santun dan damai dalam menyuarakan pendapat merupakan hal yang sangat penting, sebab jika terjadi kerusuhan maka banyak hal yang dirugikan. Mahasiswa merupakan agen perubahan dan pembaharuan maka cara yang santun dan berbudaya harus diterapkan. 

Aidir Syaputra, S.HI berpesan kepada seluruh mahasiswa dan pemuda untuk terus mengawal bangsa ini menjadi agent of contol menjaga negeri ini.

Foto : bertemu dengan mahasiswa yang melakukan aksi

"Karena yang akan menggantikan dan memimpin estafet perjuangan bangsa ini adalah generasi pemuda saat ini. Terus la mengawal setiap kebijakan yang dibuat pemerintah serta wakil rakyat dan adik adik semoga tetap istiqoma di jalan kebenaran." Pesannya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menyampaikan bahwa Partainya akan terus bersama rakyat menolak setiap UU dan kebijakan pemerintah yang dapat merugikan masyarakat kecil, dan tegas menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Saya sebagai anggota DPRD dari PKS akan terus berusaha mengingatkan kawan kawan anggota DPR yg lain untuk terus mengawal tuntutan aspirasi adik adik mahasiswa dan masyarakat Langkat dengan mengirimkan surat melalui pimpinan DPRD Langkat  sampai ke pusat DPR RI. Bahwa UU ini sangat merugikan masyarakat dan hal  penting yg harus di lakukan adalah untuk menolak beberapa poin yg menjadi catatan dari subtansi undang undang". Tegasnya

Posting Komentar

0 Komentar