Energi Kebahagiaan

Monitoring Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Miris Kuota Bantuan Dampak Covid-19 Tidak Sesuai


                   Foto: Anggota DPRD Langkat beserta rombongan menuju ke desa Kelantan

Kelantan, Anggota DPRD Kabupaten Langkat Azmaliah, S.Ag bersama Aidir Syaputra, S.HI  dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan monitoring terkait Covid-19 di desa Kelantan, Kec. Brandan Barat. Rombongan disambut hangat oleh perangkat desa, turut hadir Ibu Ketua PKK Desa Kelantan, Sekretaris Desa Kelantan, ketua BPD Desa Kelantan, Kepala Dusun, perwakilan dari Puskesmas, serta perangkat desa.

Foto : Ketersediaan alat cuci tangan di kantor Desa Kelantan

Sekretaris desa menjelaskan tentang data-data yang mereka himpun terkait warga desa Kelantan yang masih dalam masa pengawasan.

Foto : Mengecek data OTG

"Warga kami di desa Kelantan ada 42 orang yang berstatus OTG, menjalanin masa karantina selama 14 hari, mereka yang tergolong dalam status tersebut merupakan warga kami yang baru saja pulang dari luar daerah, terutama daerah yang berstatus zona merah, dan Alhamdullilah kondisi kesehatan mereka stabil tidak ada gejala covid-19, serta dinyatakan aman. Namun ada kendala yang kami hadapin, terkadang warga kami yang belum selesai masa karantina sudah kembali berkerja keluar daerah, kami terus melakukan pendataan dan pemantauan". Jelas sekretaris desa.

Azmaliah mempertanyakan ketersediaan APD, sosialisasi yang dilakukan, serta sudahkah melakukan penyemprotan desinfektan.

"Dari pihak pemerintahan desa sendiri sudahkah melakukan sosialisasi terkait covid-19 ini, APD di desa sudah ada atau belum, ?".Tanyanya.

Pertanyaan tersebut ditanggapi oleh perwakilan dari pihak Puskesmas.

"Untuk penyemprotan cairan desinfektan dari desa sudah dilakukan sebanyak 6 kali, dan saat ini pun sedang melakukan penyemprotan, sosialisasi kami terus lakukan kami memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahayanya virus ini, cara mencegahnya, rajin mencuci tangan serta menjaga kebersihan, mengenai APD kami masih mandiri, masker pun juga mandiri, semuanya masih  sangat minim buk.".Jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Keadilan Pembangunan dan Kebangsaan (F-KPK) Azmaliah, S.Ag juga mempertanyakan bantuan dari pemerintah mengenai masyarakat yang merasakan dampak dari covid-19 khususnya dari segi ekonomi.

"Bagaimana dampak yang dirasakan masyarakat desa Kelantan terkait mewabahnya virus ini, apakah bantuan sudah menerima bantuan dari perintah dan dinas terkait?.Tanyanya kembali.

"Dari pemerintah desa sudah melakukan pendataan dari total sekitar 500 KK di desa Kelantan terdiri dari 3 dusun, untuk total jiwa sekitar 3000 penduduk, mengenai program bantuan kami menginput data sebanyak 134 KK yang kami anggap layak dan sangat perlu menerima bantuan tersebut, untuk masyarakat kami yang sudah menerima bantuan PKH dan bantuan lainnya tidak kami usulkan. Namun, kami mendengar kabar bahwa desa Kelantan ini hanya mendapatkan bantuan sebanyak 25 KK dari total keseluruhan 134 KK yang kami ajukan, jika ini benar terjadi kami dari pemerintah desa takut akan kejadian yang lalu kembali terulang, kami berharap minimal setengah yang direalisasikan dari total data yang kami usulkan, karena buk perekonomian masyarakat ditengah wabah ini sangat memprihatinkan, harga ikan murah, nelayan tidak bisa mengekspor hasil tangkapannya, sebelum ada wabah ini perekonomian masyarakat tidak begini buk". Papar kepala dusun III.

Mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh kepala dusun Ibu Azmaliah, S.Ag merasa miris.

"Saya selaku Anggota DPRD Kabupeten Langkat merasa miris mendengar kabar ini jika benar terjadi. Maunya itu semua data yang diusulkan diterima tanpa ada pengurangan jumlah kuota, jika seperti ini bakalan timbul kesenjangan dan polemik baru ditengah masyarakat, ini menjadi temuan bagi kami, dan akan segera kami bahas". Jelasnya.

Pihak pemerintahan Desa Kelantan mengucapkan terima kasih yang atas kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Langkat berserta rombongan.

"Kami dari pemerintahan desa Kelantan mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu Anggota DPRD Kabupaten Langkat beserta rombongan atas kunjungannya dan memperhatikan desa kami, kami berharap semua keluh kesah kami di desa Kelantan dapat sama-sama teratasin". Tutupnya.

Azmaliah, S.Ag menghimbau untuk tetap menjaga diri, jangan menganggap sepele wabah ini, serta harus tetap ekstra sabar memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai covid-19, selalu memberikan motivasi karena covid-19 bukanlah suatu aib, menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan kita cegah mulai dari diri sendiri, keluarga dan rumah kita. ~MS~

                               Foto bersama dengan aparatur pemerintahan desa Kelantan

Posting Komentar

0 Komentar